Android Developer yang pernah develop dengan Java mungkin merasakan betapa rumit dan panjangnya kode untuk mengelola background task. perlu puluhan baris kode untuk membuat satu background task. belum lagi bisa terjebak “Callback Hell” karena background task di Java menggunakan callback. kini kotlin benar-benar makin memudahkan Android Developer dengan adanya Coroutines yang memungkinkan kita untuk membuat Background Task dengan lebih sedikit baris kode dan tanpa takut terjebak “Callback Hell”.
Continue readingCategory: Android
Mengenal Auto Backup di Android
Pernah install sebuah aplikasi lalu tiba-tiba aplikasinya sudah login atau isi data nya sama dengan handphone lain yang sebelumnya pakai aplikasi tersebut ? padahal kamu hanya install aplikasinya tapi tiba-tiba datanya sudah ada semua. itulah kelebihan dari fitur Auto Backup di Android yang bisa berguna untuk Pengguna Aplikasi tapi terkadang bisa jadi Masalah untuk Developer jika developer belum tau fitur ini. oleh karena itu mari mengenal fitur ini.
Continue readingOptimalkan RecyclerView dengan ListAdapter
Apakah kamu masih menggunakan notifyDatasetChanged() untuk merefresh item di RecyclerView Adapter ? Cara ini sudah tidak direkomendasikan lagi, jika kamu mengetik kode ini di Android Studio akan muncul warning yang memberitahukan jika cara ini sudah tidak effisien jika dipakai untuk merefresh list. Cara yang direkomendasikan saat ini adalah menggunakan DiffUtilCallback. Kamu perlu menambahkan beberapa kode di class Adapter kamu.
Continue readingAdaptive Layout di Flutter: Persiapan Menghadapi Era Android 16
Adanya foldable phone yang bisa berubah dari mode tampilan phone ke tablet secara seamless tanpa perlu memiliki 2 device menjadi game changer dalam Development Aplikasi khususnya Aplikasi Android. hal ini menyebabkan aplikasi Android harus memiliki kemampuan seperti website, yaitu tampilannya harus bisa menyesuaikan jenis layar device yang digunakan oleh User agar informasi yang terdapat di Aplikasi bisa secara tersampaikan ke user secara optimal tanpa ada bagian yang terpotong. tapi sebagian besar Aplikasi Android saat ini masih belum menerapkan Adaptive Layout karena masih berfokus ke tampilan Phone yang menjadi mayoritas pengguna Google Play. karena itu pada pembaruan Android SDK 36 Google Play akan mewajibkan update aplikasi terbaru untuk menerapkan Adaptive Layout.
Continue readingMenerapkan CI/CD dalam Development Aplikasi Android dengan GitHub Actions
Kamu baru saja menyelesaikan development aplikasi Android, langkah selanjutnya adalah mendistribusikan app nya ke QA untuk diuji. biasanya developer mengalami beberapa kendala karena ada beberapa skenario yang dilakukan secara manual saat proses distribusi aplikasi.
Continue readingMenangkal MITM Attack di Android
Serangan Man-in-the-Middle (MITM) adalah salah satu ancaman paling umum terhadap aplikasi mobile. Pelaku berhasil “mencegat” komunikasi antara aplikasi Anda dan server, lalu dapat membaca atau memodifikasi data sensitif (token, kredensial, dll). Di Android, salah satu cara efektif mencegah MITM adalah dengan Certificate Pinning—memastikan hanya sertifikat tertentu saja yang diterima.
Continue readingBikin Aplikasi Flutter mudah dan cepat dengan GetX
GetX adalah salah satu library populer di Flutter yang menawarkan solusi lengkap untuk Develop Aplikasi Flutter seperti State Management, Navigasi, Key-Value Storage, Dependency Injection, Localization. GetX dirancang untuk mempermudah pengembangan aplikasi Flutter dengan pendekatan yang sederhana, efisien, dan ramah pengembang pemula. namun karena kesederhanaannya GetX kurang cocok untuk aplikasi yang kompleks yang memiliki fitur yang terus bertambah. GetX cocok untuk aplikasi yang butuh waktu cepat dalam development nya.
Continue readingTask Scheduler di Android dengan AlarmManager
Task Scheduler di Android adalah cara untuk menjalankan tugas-tugas tertentu di latar belakang aplikasi secara terjadwal atau sesuai kebutuhan. Android menyediakan beberapa API yang dapat digunakan untuk mengelola dan menjadwalkan tugas-tugas latar belakang, sehingga aplikasi bisa berjalan lebih efisien, terutama dalam mengelola daya dan konektivitas. salah satunya adalah AlarmManager
Continue readingIntegrasi AI ke Aplikasi Mobile dengan ML Kit
Dengan perkembangan teknologi yang pesat, machine learning (ML) telah menjadi salah satu tren utama dalam pengembangan aplikasi mobile. Google, melalui ML Kit, menyediakan solusi mudah dan efisien untuk mengintegrasikan fitur-fitur machine learning ke dalam aplikasi Android. ML Kit menawarkan berbagai API yang memungkinkan pengembang untuk mengimplementasikan fitur-fitur canggih seperti pengenalan wajah, pengenalan teks, pemindaian barcode, dan masih banyak lagi tanpa perlu pengetahuan mendalam tentang machine learning.
Continue readingReactive Programming di Dart dengan Stream
Stream di Dart adalah aliran berkelanjutan dari data yang mengalir dari satu sumber ke sumber lainnya. Dalam konteks Flutter, stream digunakan untuk mengelola aliran data asynchronous, memungkinkan aplikasi untuk merespons perubahan data secara dinamis tanpa memblokir main thread. Stream cocok digunakan untuk sebuah operasi yang membutuhkan update data secara terus menerus seperti contoh pemutaran suara yang mengupdate durasi setiap detik nya. dengan kata lain Stream adalah salah satu implementasi dari Reactive Programming di Flutter yang mana terdapat variable yang digunakan untuk mengirimkan data dan ada variabel yang menerima data sebagai Subscriber
Continue reading